Memahami Otak
& Perilaku Sosial

Jelajahi perpaduan antara psikologi sosial dan neurosains kognitif. Pahami bagaimana otak membentuk perilaku, emosi, dan interaksi sosial kita.

"Perpaduan antara Social Psychology dan Cognitive Neuroscience"

— Lieberman, 2000

Apa itu Socio-Cognitive Neuroscience?

Socio-Cognitive Neuroscience adalah bidang ilmu yang menggabungkan pendekatan psikologi sosial dengan neurosains kognitif untuk memahami bagaimana otak memproses informasi sosial dan membentuk perilaku kita.

Bidang ini mengeksplorasi hubungan antara proses kognitif, emosional, dan sosial dalam konteks fungsi otak, termasuk bagaimana kita membuat inferensi sosial, mengatur emosi, dan berinteraksi dengan orang lain.

Neurosains Kognitif

Memahami mekanisme pemrosesan informasi dalam otak manusia

Psikologi Sosial

Menganalisis perilaku dan interaksi sosial antar individu

Emosi & Memori

Eksplorasi hubungan antara emosi, persepsi, dan memor

Riset Terkini

Berdasarkan penelitian Lieberman, Ochsner & Barrett

Pembicara & Seminar

audiens, termasuk TikTok Australia, EY, Vogue, Winona School, Business Chicks, CalmBirth, dan Resolution Institute.

Saya memiliki minat khusus pada kesehatan otak perempuan, yang membahas bagaimana otak mengalami perubahan sepanjang tahap kehidupan, mulai dari masa kanak-kanak, pubertas, kehamilan, menopause, hingga proses penuaan yang sehat.

Materi keynote saya juga mengeksplorasi neurobiologi ketidakpastian, sinkronisasi otak ke otak (brain-to-brain synchrony) dan kepercayaan, serta penerapan praktis ilmu neurosains dalam kepemimpinan, sumber daya manusia (HR), dan kesehatan.

Saya menawarkan keynote yang disesuaikan dengan kebutuhan audiens, workshop, diskusi buku, serta sesi tanya jawab yang interaktif. Semua sesi dapat disampaikan secara langsung (tatap muka) maupun secara virtual, sesuai dengan kebutuhan peserta atau penyelenggara acara.

Lorem Ipsum

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.

Orientasi ke Neurosains Pendidikan

Pendidikan sedang ditingkatkan dan diubah oleh temuan berbasis bukti. Pelajari bagaimana memanfaatkan peluang baru ini untuk meningkatkan proses pembelajaran

Lorem Ipsum

Pelajari Konsep Neurosains Setiap Hari!

Berlangganan newsletter kami untuk mendapatkan insight terbaru tentang otak, perilaku sosial, dan kesehatan mental langsung ke inbox Anda.